Berita Terkini

CPNS 2024 Resmi Bergabung, KPU Ketapang Tekankan Profesionalisme dan Etika Kerja

Ketapang, kab-ketapang.kpu.go.id – Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang melaksanakan kegiatan penyambutan, perkenalan, dan pengarahan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024, pada Selasa (10/6/2025) pagi WIB. Bertempat di Aula Sekretariat KPU Ketapang, Jalan S. Parman No. 90, kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat integritas. Acara dibuka oleh Sekretaris KPU Ketapang, Bapak Ahmad Wajidi, yang menyampaikan pentingnya CPNS memahami nilai-nilai dasar ASN, seperti loyalitas, netralitas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. "Kami menyambut hangat kehadiran CPNS baru sebagai bagian dari keluarga besar KPU Ketapang. Harapan kami, seluruh CPNS dapat segera menyesuaikan diri, belajar dengan cepat, serta menunjukkan dedikasi dalam mendukung pelaksanaan tahapan pemilu dan tugas-tugas kelembagaan lainnya," ujar Ahmad Wajidi. Turut hadir memberikan arahan adalah para Kepala Subbagian di lingkungan Sekretariat KPU Ketapang, yang masing-masing menyampaikan pesan, motivasi, dan penguatan tugas kepada para CPNS. Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, Ibu Eni Kurnia Sari, menekankan pentingnya kedisiplinan administrasi, ketelitian, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas-tugas kesekretariatan. "Kami bekerja dengan sistem, aturan, dan akuntabilitas. CPNS harus memahami bahwa hal sekecil apapun, mulai dari surat menyurat hingga pengelolaan barang dan anggaran, adalah bentuk tanggung jawab yang melekat pada ASN. Kerja tim juga menjadi kunci utama di sini," jelas Ibu Eni. Lebih lanjut, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Ibu Dewi Ayu Kusumaningtiyas, menyampaikan bahwa sebagai bagian dari KPU, CPNS juga harus memahami proses dan mekanisme penyelenggaraan pemilu serta regulasi hukum yang melandasinya. "Pemilu adalah kerja besar yang melibatkan banyak aspek teknis dan hukum. CPNS harus mulai membekali diri dengan pemahaman menyeluruh tentang tahapan pemilu, regulasi, dan dinamika lapangan. Kerja kita harus selalu berdasarkan hukum, akurat, dan tepat waktu," tuturnya. Kasubbag Perencanaan, Data, dan Informasi, Bapak Endo Wahyudi, turut memberikan penekanan pada pentingnya pengelolaan data, perencanaan program, serta transparansi informasi. "CPNS harus mampu beradaptasi dengan sistem informasi dan perkembangan teknologi. Kami bekerja dengan data dan fakta, sehingga keakuratan dan kemampuan analisis menjadi hal yang penting. Selalu pelajari kebijakan yang ada, dan jangan ragu bertanya untuk memahami tugas dengan benar," tegas Bapak Endo. Acara ini dipandu oleh Kasubbag SDM dan Parmas, Ibu Leni, yang juga berperan sebagai moderator kegiatan. Dalam pengantarnya, Ibu Leni menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan awal yang akan berlanjut dalam masa orientasi dan pendampingan kerja. "Sebagai Kasubbag SDM, saya mengajak CPNS untuk terus terbuka dalam belajar, menjaga etika kerja, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran. Mari kita tumbuh bersama dalam semangat pelayanan publik dan penguatan kelembagaan demokrasi," ungkap Ibu Leni. Selain para pejabat struktural, seluruh staf sekretariat juga turut hadir dan menyambut hangat para CPNS. Acara diakhiri dengan sesi perkenalan CPNS dan diskusi interaktif, menciptakan suasana akrab dan mendukung proses adaptasi mereka ke lingkungan kerja yang baru. CPNS yang baru bergabung diantaranya Muh. Harun S, Yakobus Dapi, Riska Pramanda, Margaretha Vinna Sankayang, Revaldi, dan Ade Guntoro Putra Anggoro. Dengan bergabungnya CPNS formasi 2024 ini, KPU Ketapang optimis akan semakin memperkuat kinerja kelembagaan, terutama dalam menghadapi berbagai agenda nasional dan pemilu yang akan datang. "Alhamdulillah, terima kasih atas penyambutannya. Kami sangat terkesan dan siap menjalankan tugas," tutur Harun. (SDM dan Parmas KPU Ketapang)

KPU RI Tegaskan Komitmen Sajikan Data Pemilu yang Valid dan Mudah Diakses Publik

Jakarta, kab-ketapang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali menegaskan komitmennya untuk menyediakan data pemilu yang valid, akurat, dan dapat diakses oleh publik secara terbuka. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota KPU RI, Iffa Rosita, saat hadir sebagai narasumber dalam Forum Diskusi bertajuk “Gender Observatory Roundtable: Memperkuat Representansi dan Keamanan Politik Perempuan”, yang diselenggarakan oleh Westminster Foundation for Democracy (WFD), Selasa (3/6/2025) di Jakarta. Dalam sesi tanggapan terhadap berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut, Iffa Rosita menyampaikan bahwa KPU RI sangat terbuka terhadap segala bentuk saran dan kritik yang konstruktif dari berbagai pihak, khususnya terkait penyajian dan keterbukaan data pemilu. Ia menegaskan bahwa saran-saran tersebut akan menjadi perhatian khusus bagi KPU RI dalam rangka meningkatkan transparansi dan aksesibilitas informasi pemilu yang dibutuhkan publik. “KPU sebagai produsen data pemilu dan pemilihan berkomitmen serta siap berkolaborasi dengan lembaga dan kementerian, maupun organisasi pemerhati pemilu dan demokrasi dalam menyajikan data yang valid dan mudah diakses, sebagaimana kebutuhan data pada ruang diskusi hari ini. Baik itu data pemilih, data calon legislatif (caleg), data penyelenggara, data kepala daerah terpilih, maupun data lainnya yang mendukung peran aktif perempuan di bidang politik – selama data tersebut bukan merupakan data yang dikecualikan,” ujar Iffa, mengutip pernyataan resmi KPU RI. Lebih lanjut, Iffa menjelaskan bahwa KPU RI telah melakukan berbagai upaya konkret dalam menyediakan informasi secara terbuka kepada masyarakat. Salah satunya melalui pengelolaan laman resmi KPU yang menyajikan beragam data pemilu, serta mekanisme permintaan data langsung (on the spot) oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Bahkan, KPU RI telah memiliki sistem peta data yang bisa diakses publik secara mudah dan transparan. Namun, Iffa juga mengakui bahwa masih terdapat sejumlah data yang belum tersedia secara terbuka. Dalam hal ini, KPU RI akan melakukan verifikasi dan pengecekan terlebih dahulu sebelum menyediakannya, guna memastikan bahwa data yang diberikan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi dan tetap dalam koridor peraturan yang berlaku. “Kami terus berupaya menyempurnakan sistem informasi kami. Setiap permintaan data akan kami respons dengan melakukan pengecekan dan kelengkapan data terlebih dahulu, sesuai prinsip keterbukaan dan akuntabilitas yang menjadi pedoman KPU dalam menyelenggarakan pemilu,” tegas Iffa Rosita. Forum diskusi yang diselenggarakan oleh WFD ini bertujuan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai kalangan, termasuk lembaga negara dan organisasi masyarakat sipil, guna membahas strategi penguatan representasi politik perempuan serta upaya penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dalam politik (KTPP). Dalam pembukaan acara, Indonesia Country Director of the WFD, Ravio Patra, menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah untuk berbagi temuan, gagasan, dan strategi antara para pemangku kepentingan demi menciptakan ruang politik yang lebih aman dan inklusif bagi perempuan di Indonesia. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah, organisasi mitra pembangunan, akademisi, peneliti, media, serta unsur masyarakat sipil yang memiliki perhatian terhadap isu representasi dan partisipasi perempuan dalam politik. Dengan terus menguatkan sinergi antar lembaga dan masyarakat sipil, KPU RI berharap penyajian data pemilu yang terbuka dan akurat dapat mendorong keterlibatan perempuan secara lebih aktif dan bermakna dalam kehidupan politik dan demokrasi di Indonesia. (KPU Ketapang, Foto: James, Ed: diR)

KPU Kabupaten Ketapang Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ketapang, kab-ketapang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 2 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor KPU Kabupaten Ketapang dan diikuti oleh seluruh jajaran komisioner dan staf sekretariat KPU. Upacara ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila, yang ditetapkan sebagai dasar negara pada 1 Juni 1945. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”, yang menggambarkan pentingnya memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan kebangsaan. Sebagai bentuk pelaksanaan upacara, seluruh peserta mengenakan pakaian dinas lengkap dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat. Anggota KPU Kabupaten Ketapang, Nuriyanto, bertindak sebagai Pembina Upacara dan memimpin jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang menekankan pentingnya memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peringatan ini dilaksanakan tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk merenungkan kembali peran Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa ideologi Pancasila harus terus diinternalisasi dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan seperti yang diemban oleh KPU. Dengan pelaksanaan upacara ini, KPU Kabupaten Ketapang berharap seluruh jajaran dapat terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah pengabdian, terutama dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Hal ini sejalan dengan semangat kebangsaan yang terus dijaga dan dikembangkan demi terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Pisah Sambut Anggota KPU Periode 2018-2023 dengan Anggota KPU Periode 2023-2028

Senin (10/07), KPU Kabupaten Ketapang melaksanakan pisah sambut antara anggota KPU Ketapang periode 2018-2023 dengan Anggota KPU Ketapang periode 2023-2028. Ketua KPU Ketapang periode 2023-2028, Abdul Hakim, membuka kegiatan dengan salam dan menyampaikan bahwa KPU yang saat ini ia pimpin terbuka untuk kritik dan saran terkhusus dari pendahulu di periode sebelumnya demi suksesnya Pemilu 2024 mendatang. Pada kesempatan itu, hadir komisioner KPU Ketapang periode 2018-2023 yakni Tedi Wahyudin, Ari As'Ari, Jami Surahman, dan Ahmad Shiddiq. Sedangkan komisioner KPU Ketapang periode 2023-2028 yang menghadiri kegiatan tersebut adalah Abdul Hakim, Ahmad Shiddiq, Nuriyanto, Ahmad Saufi, dan Ehpa Sapawi. Ahmad Shiddiq merupakan satu-satunya komisioner KPU Ketapang yang menjabat selama dua periode. Pada kesempatan itu pula, turut hadir Sekretaris KPU Ketapang, Ahmad Wajidi, beserta jajaran kepala sub bagian beserta staf pelaksana Sekretariat KPU Ketapang.    

KPU Kabupaten Ketapang Lantik 100 Orang Anggota PPK

Rabu (04/01) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Ketapang dalam rangka pelaksanaan tahapan Pemilu tahun 2024. Sebanyak 100 orang PPK dari 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang mengikuti acara pelantikan yang bertempat di Ballroom Hotel Aston Ketapang mulai pukul 15.30 WIB.  Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Ketapang, Tedi Wahyudin, S.Sos.I, menegaskan 2 hal penting yang menjadi PPK pegangan dalam bertugas. “Yang pertama saudara harus bekerja sesuai dengan tahapan Pemilu yang sudah diatur oleh KPU RI."  Tedi menjelaskan, tugas anggota PPK mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 7 ayat 1 dan 2 adalah melaksanakan semua tahapan Pemilu di tingkat kecamatan. Selain itu, tugas lainnya ialah juga menerima dan menyerahkan daftar pemilih kepada KPU Kabupaten. "Yang kedua, saudara-saudara harus memiliki integritas yang baik. Integritas ini penting sebagai pedoman sikap saudara dalam bertugas nantinya. Kemudian yang terakhir saudara harus independen. Ini ditunjukan saudara dengan tidak berpihak kepada pihak manapun dan juga harus bebas intervensi." Dalam pelantikan ini, hadir seluruh Komisioner KPU Kabupaten Ketapang, Bupati Ketapang yang diwakili asisten I, Kapolres Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, serta Kabag Tata Pemerintah Sekretaris Daerah.

Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024 pada Segmen Kelompok Tokoh Agama di Kabupaten Ketapang

Selasa (11/10/2022) Anggota KPU Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM,  Bapak Ari As'Ari, M.I.Kom, yang didampingi Kasubbag Keuangan dan Logistik, Ibu Eni Kurnia Sari, SE, dan Staf Sekretariat, Bapak M. Sadikin, A.Md, melaksanakan Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024 kepada Tokoh Agama dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ketapang.  Kegiatan Sosialisasi ini salah satu bentuk upaya KPU Kabupaten Ketapang untuk menyampaikan informasi seputar jadwal, tahapan dan program Pemilu Serentak 2024. Peran penting para tokoh agama salah satunya yaitu ikut mensosialisasikan terkait hak memilih kepada masyarakat agar tidak Golput, dan KPU Kabupaten Ketapang yakin jika para tokoh agama proaktif ikut mendiseminasikan informasi kepemiluan tersebut.